geografi lingkungan

Khoirunnas anfa'uhum linnas

Senin, 08 Oktober 2012

BATUAN EKSTRUSIF


Batuan Beku atau igneous rock (igneous=ignis=api) merupakan suat batuan yang terbentuk dari pembekuan magma baik secara ekstrusif (di atas permukaan bumi) maupun intrusif (di dalam permukaan bumi). Proses pendinginan magma ini nantinya akan mempengaruhi tekstur dan struktur batuan beku. Secara genetis, atau asal mula terjadinya batuan beku dibedakan menjadi 2, yaitu BATUAN BEKU INTRUSIF dan BATUAN BEKU EKSTRUSIF. Pada paper ini akan dibahas lebih lanjut mengenai batuan ekstrusif.

Ø Batuan Ekstrusif
Batuan ekstrusi merupakan batuan beku yang terbentuk dari pembekuan magma di permukaan bumi. Batuan ini terdiri dari mineral-mineral yang dikeluarkan ke permukaan bumi baik yang di daratan maupun yang ada di permukaan laut.
Gambar 1: lava yang membentuk batuan ekstrusif.
Sumber : Geologic Explorations On Disk: Earth Science
Mineral-mineral ini mengalami proses pendinginan yang sangat cepat akibat dari perbedaan suhu yang cukup tinggi antara suhu awal dan suhu permukaan bumi. Mineral-mineral ini dapat berupa debu atau cairan kental dan panas yang disebut lava.
2 tipe lava yang biasanya membentuk batuan ekstrusi adalah :
1. Lava basaltik, atau lava yang bersifat basa dengan ciri kandungan silika yang rendah dan viskositasnya juga relatif rendah. Lava basaltik ini muncul di permukaan bumi melalui celah yang berhubungan langsung dengan bagian dalam bumi dan setelah mencapai permukaan, lava ini akan mengalir, menyebar ke segala arah karena sifatnya yang sangat cair.contoh: pada Mauna Loa, gunung api di Iceland yang bertipe basaltic magma
2. Lava asam. Lava jenis ini memiliki viskositas dan kandungan silika yang tinggi dan apabila mencapai permukaan akan menjadi suatu aliran sepanjang lembah
Tekstur Batuan Ekstrusif
Tekstur dalam batuan beku ekstrusif merupakan suatu kenampakan yang lebih memperlihatkan hubungan antara massa mineral dan massa gelas yang membentuk batuan ekstrusif iniKarena proses pendinginan yang cepat, mineral-mineral yang terdapat dalam batuan ekstrusif ini tidak sempat mengalami pengkristalan sempurna, sehingga mineral yang terbentuk berukuran sangat kecil atau bahkan tidak sempat mengkristal dan hanya membentuk gelas-gelas vulkanik.
o Afanitik
Semua butir mineral sangat halustidak dapat dikenali dengan mata telanjang.
Gambar 2: Tipe lava andesitic, Sumber : Geologic Explorations On Disk: Earth Science
o Glassy
Batuan tersusun seluruhnya oleh gelas vulkanik (holohyalin) dikarenakan tidak sempatnya mineral mengkristal yang disebabkan penurunan suhu yang cepat.
Struktur Batuan Ekstrusif
Struktur batuan beku merupakan bentuk batuan beku dalam skala besar (megaskopik). Telah dijelaskan karena batuan ekstrusif terbentuk pada permukaan bumi, maka akan terjadi perbedaan suhu yang cukup tinggi pada saat proses pembekuannya sehingga mineral-mineral yang ada hanya dapat membentuk kristal yang sangat halus atau bahkan tidak sempat mengkristal dan hanya membentuk gelas-gelas vulkanik.
o Masif / padat
Dalam batuan beku tidak terdapat lubang-lubang
Gambar 4: Obsidian, struktur masif
o Vesicular
Jika pada batan beku terdapat lubang lubang yangsejajar yang terbentuk akibat keluarnya gas-gas pada saat proses pembekuan
Gambar 5: lava pembentuk struktur vesicular
Sumber : Geologic Explorations On Disk: Earth Science
o Scoriaceous
Jika pada batuan beku terdapat lubang-lubang yang tidak teratur.
Gambar 6: struktur skoriaan
o Amygdaloidal
Jika pada batuan beku terdapat lubang lubang yang kemudian terisi oleh mineral mineral sekunder atau yang biasa disebut dengan Amygdule.
Gambar 7: struktur amygdule
o Flow-structure
Jika pada batuan beku telihat adanya kesejajaran mineral mineral yang menunjukkan srtuktur aliran.
Gambar 8 : flow structure dan penyebabnya
Sumber : Geologic Explorations On Disk: Earth Science
o PumoceousApabila dalam suatu batuan beku terdapat lubang-lubang halus dan banyak serta berbentuk silinder maka batuan tersebut dapat dikatakan memiliki struktur pumiceous.

Referensi
Fenton, C.L dan Fenton M. 1940. The Rock Book. Doubleday&Company,inc.: New York
http://earlfhamfa.wordpress.com/2009/04/26/batuan-beku/ diakses pada tanggal 8 Maret 2011 pukul 20.15 WIB
http://geourban.wordpress.com/2010/11/22/batuan/ diakses pada tanggal 8 Maret 2011 pukul 20.15 WIB
http://menulisitupenting.blogspot.com/2010/12/batuan-beku.html diakses pada tanggal 8 Maret 2011 pukul 20.15 WIB
Soetoto.2001. Geologi.Laboratorium Geologi Dinamik Jurusan Teknik Geologi FT-UGM : Yogyakarta

0 comments:

Poskan Komentar