geografi lingkungan

Khoirunnas anfa'uhum linnas

Kamis, 09 Mei 2013

Sistem Iklim Bumi



Beberapa istilah dalam pemodelan iklim:
Sistem iklim: Sistem iklim adalah sistem yang membentuk iklim dan terjadi proses dan saling mempengaruhi yang terdiri dari lima komponen utama:
  •  Atmosfer
  •  Hidrosfer
  •  Kriosfer
  •  permukaan tanah(pedosfer)/ Litosfer/batuan
  •  biosfer
Model iklim: Representasi numerik sistem iklim berdasarkan atas sifat-sifat fisis, kimiawi, dan biologis komponen-komponennya, interaksi serta proses umpan baliknya, dan memperhitungkan semua atau sebagian sifat-sifatnya yang diketahui. Representasikan ini bervariasi kerumitannya (misalnya, untuk setiap komponen atau kombinasi komponen model ) dan hal ini menunjukan jumlah dimensi ruang; proses-proses fisis, kimiawi, atau biologis dan parameterisasi empiris dilibatkan.
Model iklim dapat dibagi lagi berdasarkan:
  •  Struktur modelnya: model sederhana, model tingkat menengah, dan model kompleks.
  •  Teknik komputasinya: model spektral dan model grid.
  •  Cakupan wilayah: model iklim global,regional ,meso dan mikro.
  •  Tipe kajian: model daratan, model atmosfer, model lautan, dan model kopel (gabungan dianatara ketiga model ).
Pemodelan Iklim: Merupakan proses memodelkan iklim. Proses ini memerlukan seperangkat hardware (superkomputer) dan software (software model iklim dan software pendukung lainnya). Contoh model iklim:REMO,WRF,LAM,DARLAM,GCM,CSIRO,AVN,MM5,OMEGA,MC2,BLFMESO FITNAH,COAMPS,Eta Model,RAMS,ARPS,TVM,HOTMAC. Sedangkan software pendukung biasanya berupa software untuk memvisualisasikan hasil model seperti GrADS,Ferret,Matlab,IDL, dan NCL.
Komponen Iklim: Merupakan bagian utama yang membentuk sistem iklim yang terdiri dari:
  •  Atmosfer
  •  Hidrosfer
  •  Kriosfer
  •  permukaan tanah(pedosfer)
  •  biosfer
Perubahan Iklim: Proses berubahnya iklim hal ini terjadi akibat pengaruh dari komponen iklim. Pengaruh dari komponen iklim bisa berupa bertambah kuat atau lemahnya pengaruh dari masing-masing komponen iklim tersebut. Proses perubahan ini memerlukan rentang waktu dari jutaan tahun hingga puluhan tahun. Dan proses ini terjadi dalam skala ruang yang luas ( ukuran benua) hingga skala meso (ukuran kabupaten). Perubahan iklim ini berasal dari ekternal (berasal dari luar sistem iklim seperti perubahan banyaknya radiasi matahari yang mencapai puncak atmosfer dan perubahan distribusi daratan dan lautan) dan internal (berasal dari dalam sistem seperti pertambahan CO2 di atmosfer )
Klasifikasi iklim: Pembagian atau pengelompokan iklim yang terjadi di suatu tempat berdasarkan unsur iklim yang paling dominan dan hal tersebut membedakannya dengan iklim tempat lain. Terdapat dua cara utama dalam klasifikasi iklim :genetik (berdasarkan penentu iklim yaitu faktor yang menentukan dan menyebabkan iklim berbeda :radiasi, fluks kelembaban,neraca energi, pola radiasi )dan generik/empirik (berdasarkan unsur iklim atau efeknya terhadap manusia dan tumbuhan).
Contoh klasifikasi iklim genetik:Flohn (1950),Strahler (1969),sedangkan klasifikasi iklim generik/empirik:Koppen (1936),Thornthwaite 91948) dan Miller (1965).
Prediksi iklim: merupakan prakiraan kondisi iklim dimasa yang akan datang dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang mempengaruhi iklim dimasa datang , masa sebelumnya dan masa sekarang. Skala yang digunakan bisa musiman, tahunan, atau jangka panjang.
Proyeksi Iklim: Merupakan representasi kondisi iklim masa datang berdasarkan skenario iklim yang digunakan.Hasilnya bergantung pada berbagai skenario yang digunakan dengan melibatkan aspek:ekonomi,sosial,budaya,politik,kebijakan pemerintah dan teknologi di masa mendatang yang mungkin atau tidak bisa direalisasikan. Contohnya apa yang dihasilkan oleh IPCC dalam memproyeksikan kenaikan suhu global berdasarkan skenario yang berbeda.
Garis warna merah merupakan proyeksi iklim dari skenario iklim berdasarkan emisi IPCC 1992 business as usual. Garis warna biru menunjukan proyeksi iklim dari skenario iklim berdasarkan emisi yang disepakati di Protokol Kyoto sampai tahun 2015, setelahnya emisi kembali meningkat. Garis kuning menunjukan proyeksi iklim berdasarkan emisi yang dijaga konstan oleh negara maju ( Annex B) setelah tahun 2015,dan garis hijau merupakan proyeksi iklim berdasarkan pengurangan emisi sebesar 1 % per tahun setelah tahun 2015. Proyeksi iklim diatas tidak menyertakan skenario pengurangan emisi dari negara berkembang.
Skenario Iklim: Representasi berbagai kemungkinan iklim yang akan datang berdasarkan berbagai input yang berbeda-beda. Representasi ini dilakukan dengan melakukan simulasi iklim. Contoh skenario iklim yang dilakukan oleh IPCC tentang perubahan temperatur yang berkaitan dengan perbedaan emisi , seperti gambar diatas . Skenario ini penting untuk mengetahui langkah antisipasi yang harus dilakukan oleh masyarakata dunia. Jelas dengan kondisi diatas pengurangan emisi 1 % per tahun dari negara maju menunjukan perbedaan yang signifikan jika dibandingkan dengan skenario lainnya.
Simulasi Iklim: representasi proses iklim dengan cara meniru proses iklim yang terjadi sebenarnya. Proses simulasi iklim saat ini dilakukan dengan menggunakan superkomputer untuk menghemat waktu perhitungan.
Tipe Iklim/Jenis Iklim: Merupakan hasil dari klasifikasi iklim berdasarkan unsur iklim yang paling dominan dan menentukan iklim di suatu daerah. Contohnya menurut Koppen , dunia dibagi menjadi lima tipe iklim utama berdasarkan curah hujan,suhu dan ciri musimannya:
  •  A:iklim hujan trofis
  •  B:iklim kering
  •  C:iklim hujan sedang panas
  •  D:iklim hutan salju sejuk
  •  E:iklim kutub
Unsur Iklim: Parameter dari iklim yang digunakan untuk klasifikasi iklim sehingga menghasilkan tipe iklim. Contoh unsur iklim: curah hujan,temperatur,kelembapan dan angin.

1 comments:

Keren sob

www.kiostiket.com
 

Poskan Komentar